Kenneth Fok, seorang legislator yang mewakili sektor olahraga di Hong Kong, menekankan pentingnya memastikan akses yang adil terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam dunia olahraga. Ia berpendapat bahwa alih-alih membatasi penggunaan AI, fokus harus diberikan pada kesetaraan akses, mengingat tidak semua negara memiliki model dan alat terbaru yang diperlukan untuk bersaing.
Pernyataan tersebut disampaikan Fok dalam sebuah panel di World Economic Forum yang berlangsung di Dalian, China, pada hari Selasa. Ia menjelaskan bahwa AI telah mengubah cara atlet dilatih dan berkompetisi, dan perubahan ini sangat berbeda dibandingkan dengan kemajuan teknologi di masa lalu.
“Perubahan ini membuat regulasi penggunaan teknologi menjadi sulit dan menimbulkan pertanyaan mengenai keadilan,” ungkapnya. Menurut Fok, penggunaan AI tidak dapat dibandingkan dengan hal-hal yang terlihat jelas seperti penggunaan pakaian tertentu dalam kompetisi.
Legislator yang juga mewakili sektor seni pertunjukan, budaya, dan penerbitan ini menekankan bahwa masalah utama bukanlah pada pembatasan penggunaan AI, melainkan pada memastikan setiap atlet dan negara memiliki akses yang setara terhadap teknologi baru ini. “Beberapa negara mungkin tidak memiliki model terbaru dan terbaik. Mereka mungkin kekurangan alat yang diperlukan untuk bersaing,” jelasnya.
Fok mendorong federasi internasional dan badan Olimpiade untuk melakukan kajian mengenai dampak AI terhadap kinerja atlet serta menangani perbedaan yang mungkin timbul akibat akses yang tidak merata terhadap teknologi tersebut. Menurutnya, hal ini sangat penting untuk menjaga integritas kompetisi olahraga di tingkat internasional.
Dalam konteks Indonesia, yang juga aktif dalam berbagai bidang olahraga di tingkat internasional, isu ini sangat relevan. Penting bagi negara kita untuk memastikan bahwa para atlet mendapat akses yang sama terhadap teknologi terkini agar dapat bersaing secara adil di arena global. Dengan demikian, pengembangan olahraga di Indonesia dapat lebih optimal, dan prestasi atlet dapat meningkat secara signifikan.